Tentang Kecewa dan Mengecewakan

Hei kamu…
Jangan terlalu bersedih. Dari dulu kau sudah tau bahwa hidup itu penuh kekecewaan. Dan kau pun sudah tau bahwa yang paling menyedihkan adalah jika kau dikecewakan orang yang sungguh-sungguh kau sayang. Tapi tahu tidak? Ini sesungguhnya hanya satu dari banyak cara yang dilakukan oleh hidup, untuk membuatmu berkaca. Bahwa kau pun pernah mengecewakan orang yang menyayangimu. Orang yang mempercayaimu sepenuh hati. Dan mereka terluka karenanya.

Jadi tak perlu larut. Kau toh sudah memutuskan langkah selanjutnya. Jadi berjalan saja. Pelan-pelan tak mengapa. Doakan mereka yang mengecewakanmu, sebagaimana kau ingin dimaafkan karena mengecewakan orang lain. Mereka hanya manusia biasa yang bisa berbuat salah, begitupun dirimu sendiri yang jauh dari sempurna. Pada akhirnya, kita hanya bisa berusaha berbuat yang terbaik yang kita tau. Yang kita mampu.

Mudah-mudahan mereka mendapatkan pelajaran dari ini semua, sebagaimana kau belajar menjadi orang yang lebih baik dari kesalahan-kesalahan yang pernah kau buat.

Bahkan jika semua yang terjadi tak memberi bekas apapun buat mereka, ini tetap menjadi ‘kemenangan’ untukmu. Bahwa kau tak lantas membenci, oleh karenanya hatimu tak terkotori. Bahwa kau justru jadi mawas diri, karena kau pun tahu hidup itu seperti roda pedati. Bahwa setiap orang yang hadir dan bersinggungan denganmu punya fungsi sendiri: untuk mengajari, atau untuk menguji.

Jadi, senyumlah : ) 

Any comment?