Sembilan Berjalan

Ini tahun yang cukup menyenangkan, bukan begitu, suamiku? Ada begitu banyak perjalanan ke tempat-tempat yang menakjubkan. Begitupun, ada cukup banyak kesempatan untuk berhenti sejenak, dan berpandangan dengan tatapan sayang. Yang meskipun tanpa banyak berkata-kata, kita berdua sudah tau artinya: betapa beruntungnya kita.

Beruntung bahwa kita semakin paham bahwa hidup juga adalah perjalanan panjang. Semua manusia berakhir sama, oleh karenanya ini bukan semata soal tujuan. Tapi soal cara. Bahwa berniat baik adalah baik, tapi berucap dan berbuat baik lebih utama.

Ego terkadang mirip baju zirah yang melekat kuat untuk melindungi diri. Untuk melepaskannya, butuh bantuan orang lain. Dan meskipun butuh waktu lama, kita selalu berusaha saling membantu untuk menanggalkannya. Sebab pernikahan bukan medan perang. Ia justru lapangan luas penuh kasih sayang. Dan apalah artinya perjalanan ke tempat eksotis nan indah tanpa ada tangan lain untuk digenggam?

Terimakasih untuk sembilan tahun yang naik-turun dan berliku, suamiku. Apapun yang ada di balik tikungan itu, aku tau, kau akan selalu ada untukku. Dan akupun ingin kau tak pernah ragu, bahwa aku, juga akan selalu ada untukmu.

Aku, mencintaimu.

annv9

Any comment?