Roadtrip with a Toddler: 17 Hari Berkeliling Jawa!

Sesungguhnya, roadtrip itu bikin nyandu! Tahun 2011, aku dan abang pernah roadtrip keliling Jawa selama 13 hari: CibuburIndramayuCirebonCirebonPekalonganSemarangKudusSurabayaMojokertoSoloJogjaCiamisCibubur. Dan sejak itu juga, kami selalu berfikir untuk melakukannya lagi. Yes, it was THAT fun! Tapi lalu aku hamil dan punya BabyM. Heemm. Alamat cita-cita roadtrip ini harus ditunda lama ya. Cemana pulak membawa anak bayi jalan jauh dengan mobil?

Tapi tinggal di pinggiran Jakarta itu sesungguhnya adalah cara terbaik menempa diri untuk roadtrip. Dengan kata lain: macetnya maakk… Ampun! Ke tengah kota bisa sampai 3 jam kalau lagi apes. Begitupun, semua itu ada hikmahnya. BabyM jadi hepi-hepi aja kalau di dalam mobil.

Inilah yang memberanikan kami untuk mewujudkan rencana ber-roadtrip ria. Sejak awal tahun, kami sudah mulai diskusi soal ini dan sekitar tiga bulan lalu, si abang sudah membuat (semacam) itinerary yang panjangnya 17 halaman sajah. Isinya berupa kota-kota yang mungkin disinggahi, jaraknya, waktu tempuhnya, hotel yang layak di daerah itu, juga destinasi wisata yang mungkin bisa dikunjungi. Niat aja atau niat banget, pak? 😀

Setelah hampir gagal karena BabyM harus dioperasi (yang ini ntar aja deh ceritanya yeeee…), akhirnya kami berangkat tanggal 19 Mei kemarin. Selain mempersiapkan mobil dan barang keperluan di jalan – termasuk snack dan mainan BabyM, yang paling penting disiapkan sesungguhnya adalah MENTAL! Itinerary boleh 17 halaman, tapi kalau baru sampai Bandung anaknya udah gak kooperatif? Ya udah pulang aja. Mental “expecting the unexpected” inilah yang disiapkan, hahahah!

Intinya, kami tidak punya ekspektasi apa-apa. Semua menyesuaikan dengan mood dan kondisi BabyM. Perjalanan disebut sukses jika BabyM tidak rewel, si Bapak tidak terlalu capek sehingga tetap bisa menikmati menyetir jauh, dan si ibu tidak senewen menjurus cerewet. Berbekal pengalaman roadtrip terdahulu, menyesuaikan ekspektasi sangatlah penting. Peraturan utama dalam roadtrip ini adalah: semua harus senang!

Bagaimana, semua siap? Markitgo!

roadtrip2015_001

Pose wajib sebelum berangkat 😀

***

Day 1: Jakarta-Bandung

Ini sesungguhnya niat hati berangkat pagi. Tapi apalah daya, malam sebelumnya packing belum kelar. Dan ternyata, bawaannya banyak aja ya kakak! Lumayan juga ngatur-ngaturnya di bagasi. Untuk soal bawaan banyak ini, aku dan abang memang sepakat: bawa aja yang kira-kira perlu, kalau dipakai syukur, nggak dipakai ya nggak apa-apa. Nggak mesti di tenteng ini. Jaket tebal? Bawa! Kali aja bisa sampe Bromo. Baju diving dan goggle? Bawa! Kali aja bisa nyelem dimana. Sleeping bag dan selimut? Bawa! Kali aja perlu.

Akhirnya kita baru bisa keluar dari rumah menjelang tengah hari. Dengan acara sholat dan makan siang di rest area, kami memasuki Bandung sekitar jam 5 sore. Nggak ada agenda apa-apa di Bandung kecuali ketemu ponakan dan dinner bersama.

Kami menginap di hotel Amaris Cihampelas. Untuk urusan hotel ini, kami sepakat untuk menetapkan “aturan”. Soalnya kalau ngikutin si Bapak yang mau hotel bagus melulu, budget bisa jebol. Sementara kalau ngikutin si ibu, ya semua serba irit dari pergi sampai pulang, hahahah! Aturannya adalah: kalau hanya untuk singgah sebentar, kami akan memilih hotel budget. Kalau memang mau jalan-jalan dan leyeh-leyeh, kami akan memilih hotel yang agak mendingan. Tapi tetap saja prioritasnya adalah kenyamanan BabyM.

Kami sudah beberapa kali menginap di Amaris Cihampelas. Walaupun kecil (luas kamar 16m2), kamarnya bersih dan tempat tidurnya enak. Pilihan makanan saat sarapan tidak banyak, tapi rasanya lumayan enak. Juga ada kolam kecil untuk BabyM kecipak-kecipuk main air sebentar sesudah sarapan. Wifi-nya pun gratis, meskipun suka lemot. Lokasinya strategis, dekat dengan mall Cihampelas Walk. Intinya, ini adalah hotel standar yang cukup mengakomodir kebutuhan kami.

roadtrip2015_003

Istirahat di rest area menuju Bandung

roadtrip2015_002

Di Hotel Amaris Cihampelas

***

Day 2: Bandung – Tasikmalaya – Purwokerto

Sukses sampai Bandung, kami memutuskan untuk meneruskan perjalanan ke Purwokerto. Kami check-out setelah sarapan dan beres-beres, karena menjaga ritme untuk tidak buru-buru itu penting. Saat waktu makan siang, kami berhenti di RM Gentong, Tasikmalaya. Karena tempatnya lumayan enak, kami berhenti cukup lama untuk membiarkan BabyM bermain.

Akibatnya, saat hari mulai gelap, kami masih belum tiba di Purwokerto. Akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di SPBU Jatilawang, sekitar 30km sebelum Purwokerto dan sholat magrib. Perhentian di SPBU ini penting untuk diceritakan. Karena disinilah cinta mulai bersemi antara BabyM dengan…. gayung. Eaaakkk. Di beberapa perhentian sebelumnya, BabyM selalu senang jika diajak bersih-bersih ke toilet. Tapi aku nggak nyangka sampai segitunya. Di SPBU ini, dia beneran menunjuk arah toilet dan minta “mano” (artinya: Bahasa Aceh yang artinya mandi) dan langsung cerah ceria begitu ketemu gayung dan embernya. Zzzzzz.

Sesampainya di Purwokerto, kami menginap di Hotel Santika Purwokerto. Karena akan menginap untuk beberapa hari, kami memesan kamar tipe deluxe yang lebih besar. Dengan luas sekitar 33m persegi, BabyM bisa bermain dengan leluasa. Karena sudah lelah, makan malam pun kami pesan dari kamar. Pesan Soto Sokaraja yang katanya khas Purwokerto, sekalian untuk BabyM juga. Dan ternyata rasanya enak banget! Sepertinya Purwokerto akan menyenangkan!

roadtrip2015_004

Meninggalkan Bandung dengan bantuan GPS manual 😀

roadtrip2015_005

*Dadah-dadah Ciamis* Kali ini numpang lewat aja yaaaa

roadtrip2015_006

Pemandangan kayak gini yang bikin senang roadtrip 🙂

roadtrip2015_007

SPBU Jatilawang yang amat berkesan 😀

***

Hotel Amaris CihampelasJalan Cihampelas No.171, Bandung, Jawa Barat – INDONESIA | Phone: (62-22) 82062688 | Fax: (62-22) 82062689 | Email: bandung.cihampelas@amarishotel.com

Hotel Santika PurwokertoJl. Gerilya Barat No. 30A, Purwokerto, Jawa Tengah – INDONESIA | Phone : (62-281) 657 8080 | Fax : (62-281) 657 8090| Email : purwokerto@santika.com

One Response

  1. […] Day 01. Rumah, Cibubur – Bandung | Perjalanan | Hotel Amaris, Cihampelas. […]

Any comment?