Java RockinTrip: Day 1 – Cirebon Ceria

Dari Indramayu kami melanjutkan perjalanan. Nyetir dua jam lagi, kami sampe di Cirebon. Nah, di Cirebon ini juga ada dua lagi temennya. Satu temen sekolahan namanya Aji, dan satu lagi mantan bos abang waktu di Western Geco dulu, Om Iing. Karena si Abang tuh jaraaaaaang banget main sama temen-temennya, aku mempersilahkan dia untuk bereuni.

Tapi sebelumnya, kami menjelajahi Cirebon dulu dong di sore nan cerah itu. Tanpa peta kota tentunya. Jadinya yah, muter-muter dan nyasar-nyasar ga jelas itu sebagian dari iman petualangan.

Kami mencari keraton Kasepuhan. Tapi ternyata sudah tutup jam 4, sementara kami datang 4.15. Akhirnya kami pergi ke Keraton Kanoman yang terletak di dalam pasar Kanoman. Keraton ini sebenernya bagus dan antik banget. Dinding-dindingnya bangunannya diberi hiasan piring-piring keramik dari manca negara. Lucu deh. Tapi sayangnya terlihat lusuh dan tak terawat. Dihalamannya, pemuda setempat bermain bola dengan galaknya (kami yang lewat aja takut kena bola nyasar).

Malamnya kami ketemu Aji di Mall Grage (Cirebon ada mall, yaay!). Tapi kita makan malem di tempat lain. Setelah puas ngobrol over dinner, kita berpisah dan menuju hotel Grage Sangkan yang sudah dibooking-kan oleh Om Iing untuk kita.

Pas sampe digotel Grage yang deket mall itu, ternyata nama kami tak ada. Dan kulihatlah itu ratenya: 3 juta untuk kamar Gold dan 8 juta untuk kamar Platinum. Yang silver 1,1 juta udah habis. Makjaaaangg! Mau pingsan!

Ternyata eh ternyata, si Abang nanya ke Mbak resepsionis:
Abang: Mbak, ini Hotel Grage Sangkan bukan?
Resepsionis: Oh bukan mas. Grage Sangkan itu masih 45 menit dari sini…

Alhamdulillah wa sukurillah! Ternyata salah hotel, hahahah! Walaupun hari sudah malam dan aku sangat capek, tak apalah nyetir 45 menit lagi ke arah Kuningan (bukan Rasuna Said yaaaaa!), asal aku tak bayar 3 juta untuk kamar numpang lewat. Dan saat checkin di Grage Sangkan aku lega, rate-nya 700ribu. Bisa tidur nyenyak deh 😀


Masjid At Taqwa, deket alun-alun Kejaksaan Cirebon


Bagian dari Keraton Kanoman


Piring-piring ini ditempel di dinding loh. Yuk, anak-anak desain, boleh diambil tuh idenya 😀


Halaman Keraton Kanoman dipake buat olahraga sore-sore sama pemuda setempat

… masih bersambung.. 😀

Any comment?