Category Archives: ProjectLove

ProjectLove: This is not the end, this is the beginning…

Setelah pembukaan pameran dan peluncuran bukuku yang begitu menyenangkan, seminggu kemudian diadakan diskusi soal proses pembuatan bukuku. Bang Mosis jadi moderator yang oks banget, meskipun didaulat secara mendadak, eheheh. Makasih ya Bang! Untuk teman-teman yang sudah menyempatkan datang, aku juga ucapkan banyak terimakasih. Maaf tidak sempat ngobrol satu-satu yaaa. Mudah-mudahan semua senang dan hasil diskusinya ada yang berguna.

Dan akhirnya, pada tanggal 3 Desember 2013, pameran “mail – a love letter“ harus berakhir. Segala macam perasaan bercampur aduk saat menurunkan gambar-gambar dari dinding. Super senang, lega, terharu, juga masih tetap nggak percaya semuanya bisa terlaksana. Terlebih, ia terlaksana seperti yang aku inginkan: kecil namun intim.

Membaca semua pesan dan kesan yang masuk juga merupakan kebahagiaan sendiri. Kertas-kertas post-it yang awalnya hanya tertempel beberapa biji di hari pertama, tumbuh menjadi begitu banyak saat hari terakhir. Tulisannya pun macam-macam. Ada yang berupa pujian (terimakasih yaa!) sampai yang curhat sendiri. Dari yang bikin bilang “Awww….”, sampai yang bikin ngakak hampir keluar air mata.

Aku sangat berterimakasih kepada semua yang telah membantu mewujudkan acara ini. Teman-teman baik di Galeri Antara, Bang Oscar (terimakasih untuk ide brillian dan segalanya!), Goenawan, Buchan, Andi Ari, Danny, Ricky, Izni, Panda, Icha, Bang Mosis, Mas Eko, Ebi, Wiwid, dan semuanya yang tidak bisa disebutkan satu-satu, termasuk para pasukan persiapan pameran, kebersihan dan keamanan. Terimakasiiihhh!

Kecup basah sampe monyong juga harus diberikan kepada adik tersayang, yang sudah rela terbang dari Medan, demi jadi supir pribadi. Tanpa mengeluh, dia mengantarkan kakaknya kemana-mana, menembus kemacetan Jakarta yang kurang manusiawi. Juga Mama yang sudah memudahkan segalanya, termasuk membikin rujak yang super hits di hari pembukaan.

… dan kepada Sang Maha Cinta, Sang Maha Kuasa, terimakasih.

***
Berikut adalah foto-foto yang juga sekadarnya. Selamat menikmati 🙂

 

mail 17

Suasana sebelum diskusi di mulai. Makasih udah datang ya semuanyaaa!

 

mail 19

My favourite girls, walau formasinya kurang lengkap :-*

 

mail 18

Makasih ya udah datang sandra :-*

 

mail 20

Makasih udah dateng wini :-*

 

mail 24

Terharu adalah: di hari penutupan, masih ada pengunjung yang datang!

 

mail 23

Mas Eko, mendokumentasi layout ruangan sebelum gambar-gambar di turunkan….

 

mail 30

One last look…

mail 26

Give it some time and watch love grows 😀

 

mail 28

Bwaaahahahahah!

 

mail 27

Haisssshhhh…

 

mail 29

Postcard-nya sudah dikirim tanggal 3 Desember lalu lewat pos. Ada yang sudah sampai kaaah?

 

mail 31

This is not the end. This is the beginning. Apa lagi setelah ini? *wink-wink*

 

 

ProjectLove: Pembukaan Pameran Foto dan Peluncuran Buku “mail-a love letter”

Semuanya masih terasa absurd dan belum bisa kucerna dengan baik: bahwa aku menyelenggarakan pameran foto tunggal dan meluncurkan sebuah buku foto.

Acara pembukaan yang dilaksanakan Sabtu, 23 November lalu di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) kemarin begitu menyentuh hati: suasana yang nyaman dan akrab, sahabat-sahabat baik dan obrolan yang menyenangkan sambil menikmati somay gerobak dan rujak segar buatan mama. I can’t ask for more.

Terimakasih semuanya karena sudah datang. Aku. Sangat. Menghargainya.

Dan saking senangnya bertemu teman-teman dan ngobrol sana-sini, aku sampai lupa foto-foto suasana pembukaan pamerannya. Jangankan motret, lihat handphone aja nggak inget :). Berikut ini adalah foto-foto seadanya dulu.

Oh ya, Sabtu depan, tanggal 30 November 2013, jam 15.00 WIB masih akan ada diskusi tentang bukunya. Kalau ada waktu, silahkan datang ya! Pamerannya sendiri masih berlangsung sampai tanggal 2 Desember 2013.

Sampai ketemu!

 

mail 01

Selamat datang di Pameran Foto dan Peluncuran Buku “mail – a love letter”. Have fun!

 

mail 02

Aku menyempatkan diri motret tamu-tamu sebelum disuruh ke depan 😀

 

mail 03

Maafkan kalau ngomongnya gagap-gagap nggak jelas yaaa 😀

 

mail 04

Enjoy! (photo by Dany)

 

mail 05

BFFs. My favourite girls! Beneran yah, bajunya kayak color coordinated 😀

 

mail 06

Para blogger insyaf 😀 (Ki-ka: gage, mas yoyok, Pak Rudi, Bu Jen, dan Bumil Utet) Makasih yaaa udah dateng :-*

 

mail 16

Rujak buatan mama. Katanya sih laku keras :D. Abang somay dan gerobaknya lupa dipotooooo!

 

mail 09

Mantan bos-ku di LA Times dulu yang sedang ada di Jakarta untuk berapa hari. Rejeki banget gak sih? terakhir ketemu kayaknya lebih enam tahun lalu deh.

 

mail 12

Terimakasih Mbak Nenden atas liputannya 🙂 So glad you and Mas Victor could come :-*

 

mail 10

“Show the love” corner at the exhibition. Makasih ya yang udah nulis pesan kesan. Kabarnya kertasnya makin buanyak :D. Ada yang udah masukin kartupos ke dalam kotak suratnya beluummm? Kartu Pos “mail – a love letter” series bisa dibeli di venue, lengkap dengan perangko. Jadi, buat yang mau nulis surat cinta beneran, bisa loh. Di Akhir pameran, kartu pos yang ada di dalam kotak surat itu akan dikirim beneran!

 

mail 13

Oh, dan tentunya bisa foto-foto sama hand-made props iniiii! Seperti dengan ‘kumis bang mail’ ini contohnya 😀

 

mail 08

Makasih udah dateng atta! Good to see you look so radiant and happy! :-*

 

mail 11

Ada loh yang curhat panjang lebar sebelum beli buku. Ada. 😀

 

mail 14

Bagi yang bertanya-tanya, manakah Teuku Ismail a.k.a. Bang Mail, sumber inspirasi buku ini dan suamiku tersayang, well.. jawabannya dia sedang bekerja dan baru pulang akhir Desember nanti. Too bad, i know. Tapi kami sudah ‘launching’ duluan, so it’s all good. He said hi to all of you!

 

mail 15

A little note for you. Yes, you. All of you :-*

 

 

ProjectLove: Undangan untuk menghabiskan sore bersama

Teman-teman tersayang…

Sejak buku ‘mail-a love letter’ mulai diluncurkan ke publik, aku merasa benar-benar berbeda. Meskipun ini adalah project kecil yang sederhana, ia ternyata menyentuh banyak hati. Aku terharu menerima respon yang begitu tulus. Aku mendapatkan banyak teman baru, mereka yang mengirimkan email, menghubungi lewat facebook, bahkan menelepon! Tidak hanya itu, aku juga mendapatkan review-review yang membuat mata tiba-tiba memanas dan hati menghangat, serta pesan-pesan penuh apresiasi dan menyemangati. Bahkan, ada yang menghubungi untuk curhat, hal yang membuat geli sekaligus tersanjung :D. Terimakasih ya!

Untuk itu, dengan penuh sukacita, aku mengundang kalian semua untuk berbagi kebahagiaan. Kita bisa menghabiskan Sabtu sore bersama-sama. Ngobrol, ngemil dan menikmati foto-fotoku yang diambil dari buku “mail-a love letter”. Yang mau curhat, juga dipersilahkan loh 😀 Aku tunggu yaaa!

 

Galeri Foto Jurnalistik Antara dan Dinda Jouhana mempersembahkan:

“mail-a love letter”
pameran foto dan peluncuran buku oleh Dinda Jouhana

di
Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jl. Antara no. 59 Pasar Baru, Jakarta 10710
Telp/Fax 021 3458771 |
www.gfja.org | @galeriantara

PEMBUKAAN*
“an intimate afternoon”
23 November 2013, Jam 16.00

DISKUSI*
“Mewujudkan Personal Project”
30 November 2013 Jam 15.00

PAMERAN
23 November – 3 Desember 2013
Jam 09.00-21.00 WIB

TERBUKA UNTUK UMUM. GRATIS!

*Buku di jual dengan harga khusus Rp 135.000, saat acara Pembukaan dan Diskusi.

 

Promo blog

ProjectLove: A very private book launching…

Pada akhirnya memang lebih baik begini, bukan begitu, sayangku? Kita rayakan ini berdua saja. Tanpa ingar-bingar, tanpa tepukan gemuruh, tanpa lampu-lampu kilat yang menyala tak berjeda. Itu semua selalu bisa menunggu. Saat ini hanya ada kita: kau dan aku setelah enam minggu yang membikin rindu menggebu.

Ini ulangtahunmu yang istimewa. Ayo tiup lilinmu! Aku sudah punya kado yang tak biasa. Yang kubuat sendiri dengan sepenuh hati, dengan cinta. Silahkan kau buka sambil kita nikmati potongan strawberry cheesecake dan teh melati dicampur mint yang kau minta. Duduklah yang nyaman disini, disampingku. Bukalah bungkusan bersampul abu-jingga, dengan pita yang tersimpul diatasnya. Aku harap kau suka.

Ah, matamu berbinar bahagia! Ya, itu adalah buku yang kubuat untukmu. Kumpulan foto-foto yang mengingatkanku padamu saat kita jauh. Ditambah kata-kata, ia serupa surat cinta. Kuberi ia judul “Mail”, yang memang merupakan bagian namamu. Terserah orang hendak membacanya dengan aksen Inggris, atau ma-il, dalam Bahasa Indonesia. Bagaimanapun ia disebut, intinya tetap sama: bahwa buku itu sepenuhnya untukmu.

Diteman suara Sting menyanyikan “When We Dance”, aku menikmati wajahmu membalik satu per satu halamannya. Senyummu merekah menemukan supucuk amplop berwarna jingga, dengan ucapan “I Love You” didalamnya. Lalu kau mengambil kertas-kertas lusuh dari dompetmu: pesan-pesan yang kerap kuselipkan di kantong baju atau dalam tasmu saat berangkat kerja. “Aku bisa memasukkan surat-surat cinta ini ke dalam amplopnya,” katamu dengan senyum lucu, “Nanti bukunya akan selalu kubawa saat kerja.” Hatiku hangat seketika.

Lembar demi lembar berlalu dan wajahmu berganti-ganti rupa. Senyummu kadang tipis, kadang merekah. Hingga gambar terakhir, setelah semua cerita selesai. Kau terpaku, pada gambar nisan dengan nama putri kecil kita. Genggaman tanganmu menguat dan kita berpandangan. Berpelukan, lebur dalam sejuta perasaan. Tak mengapa, menangislah. Jika ada air mata, ini adalah dari jenis yang bahagia. Sebab namanya akan selalu ada, tidak akan terlupa.

Sayangku, selamat ulang tahun. Semoga buku ini selalu mengingatkan kita, betapa cinta itu tak berhingga. Bahwa ia haruslah terus dipelihara. Bahwa ia adalah perbuatan, dan tak sekedar kata-kata.

Kini, izinkanlah aku menyebarkan buku ini kepada orang-orang yang juga ingin memilikinya. Semoga buku ini memberi jejak yang indah pada tiap-tiap hati yang menikmatinya.

Jakarta, 3 Oktober 2013

——

Foto-foto dari “launching” buku berduaan 🙂

mail4

Happy birthday, love! Make a wish! ps: maafkan itu pemandangan kumis nan lebat. Baru aja nyampe rumah, belum sempat cukuran 😀

 

mail1

Ini dia Kado istimewanya!

 

mail3

Ayo bukaaaa!

 

mail2

Dari tampangnya terlihat senang :D, so it’s all good!

 

mail5

Ini surat cintanya!

 

mail6

Bagian yang “terlalu personal” di skip aja, langsung ke foto keluarga :D. Hah? Pakai sarung? Yah, dari tadi juga udah pakai sarung tapi ngggak keliatan aja -.-

 

mail7

Dengan demikian, resmilah buku ini boleh dllihat publik! Books are sent!

“mail-a love letter” photobook, Pre-Order Now!

Akhirnyaaaa…. setelah melewati segala halangan, rintangan dan cobaan yang penuh keringat, dan air mata, dengan senang hati aku mengabarkan buku foto perdanaku, “mail – a love letter” sudah bisa dipesan! Yaayy!!

Untuk yang pengen tau asal muasal buku ini, bisa lihat ceritanya di blog ini di kategori ProjectLove. Pada intinya, ini adalah buku yang menggabungkan fotografi, sastra, teknologi komunikasi, desain dan social media. Seluruh foto dalam buku ini diambil dan diedit menggunakan iphone, dan sebagian telah pernah diunggah ke akun instagramku.

Harga pre-order buku ini Rp 135.000, di luar ongkos kirim (normalnya akan menjadi Rp 150.000). Untuk yang pre-order sekarang hingga 3 Oktober 2013 juga akan mendapatkan sebuah foto asli (ukuran postcard) yang ditandatangani, dan kesempatan mendapatkan hadiah spesial yang akan diundi lewat lucky draw! Yang pasti, semua buku akan mendapatkan kejutan ‘personal’ dariku.

Aduh, aku baik banget yah? Ahahahah!

 

mail_preorder_adv

Bagaimana cara pemesanannya? Berikut langkah-langkahnya:

1. Silahkan klik disini

2. Nanti, dibagian paling bawah ada formulir yang harus diisi nama, alamat, telepon, email dan jumlah pesanan. Kirim semua data tersebut.

3. Setelah terkirim, aku akan membalas dengan email konfirmasi berisi harga dan detail transfer.

4. Silahkan transfer dan kirimkan buktinya lewat email.

5. Selesai! Bukunya akan mulai di kirim pada awal Oktober 2013.

 

Kalau ada pertanyaan atau hal-hal lain, silahkan kirim email ke: dindajou@me.com

 

Oh iya, yang pengen lihat bentuk buku, juga tampangku yang cengengesan (as always!), ini ada video keren buatan Gage Batubara yang terkenal itu!

 

Jadi, silahkan kakaaaaak! Dibeli bukunya kakaaaaak!